SILATURAHMI KELUARGA BESAR DINAS LINGKUNGAN HIDUP

Cilacap, Masih dalam rangkaian Idhul Fitri 1440 H, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cilacap menyelenggarakan Silaturahmi / Halal Bi Halal Keluarga Besar Undangan yang hadir meliputi karyawan/karyawati , anggota Dharmawanita Persatuan DLH, Petugas K3 dan beberapa pimpinan perusahaan di Kabupaten Cilacap , juga dihadiri Bupati Cilacap beserta Asisisten Sekda Cilacap. Bupati Cilacap H. Tatto Suwarto Pamuji, dalam sambutannya menyampaikan bahwa silaturahmi adalah momen penting untuk meningkatkan hubungan kekeluargaan antar sesama karyawan dan keluarganya. Keharmonisan suatu keluarga akan berpengaruh pada kualitas kinerja personil ASN. Silaturahmi diikuti oleh seluruh karyawan dan karyawati Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cilacap beserta keluarga sebanyak kurang lebih 250 orang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1440 H.

Kepala DLH Kab. Cilacap Awaluddin Muuri , AP, MM menyampaikan, silaturahmi sekaligus meperingati Hari Lingkungan Hidup sedunia ke -47, yang diperingati pada tanggal 5 Juni 2019 bertepatan dengan 1 Syawal 1440 H . Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini ditandai dengan peringatan dari WHO tentang salah satu ancaman terbesar terhadap kesehatan manusia yaitu polusi udara, setiap tahun 7 (tujuh)  juta orang meninggal karena polusi udara. Sehingga United Nation Environment mengangkat tema peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2019 adalah Kendalikan Polusi Udara ( Beat Air Pollution ). Tema nasional Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2019 yaitu Biru Langitku, Hijau Bumiku.

Tema tersebut ditetapkan mengingat Tema Biru Langitku yang menggambarkan upaya untuk mengendalikan polusi udara sangat berkaitan erat dengan upaya menata bumi menjadi lebih hijau. Upaya untuk membuat kota menjadi lebih hijau dengan memperbanyak taman kota, membangun trotoar untuk pejalan kaki, membangun jalur bersepeda mampu mengurangi polusi dari kendaraan bermotor.Selain upaya – upaya yang sudah ada, pemerintah juga melakukan pengendalian polusi udara dengan penerapan bahan bakar bersih dengan bahan bakar setara standar Euro 4, mampu menurunkan tingkat emisi CO sebesar 55% atau setara 280.721,8 ton/ tahun serta pengurangan Sulfur Dioksida. Upaya pengendalian polusi udara perlu diimbangi dengan gerakan menanam pohon untuk menambah kapasitas reduksi polusi udara.

Pemerintah menargetkan penanaman pohon ada area seluas 207.000 hektar pada tahun 2019 terfokus pada Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Danau prioritas, Dam/Bendungan serta Daerah Rawan Bencana. Gerakan ini akan memberikan dampak yang lebih besar jika seluruh pihak berpartisipasi dengan target menanam dan memelihara 25 pohon seumur hidup. Target 25 pohon itu dapat dilakukan dengan menanam dan memelihara 5 pohon saat jenjang Sekolah Dasar, 5 pohon saat SMP, 5 pohon saat SMA, 5 pohon saat perguruan tinggi dan 5 pohon saat menikah. Diharapkan seluruh lapisan masyarakat mendukung program penanaman 25 tahun seumur hidup dalam rangka menjaga kualitas air, tanah serta ekosistem di bumi ini.

Untuk meberikan siraman rohani disampakain Tausiah dan Doa oleh Ustadz Fadli. Acara ditutup dengan ramah tamah, seluruh tamu yang hadir bersalaman dan berjabat tangan dengan Bupati Cilacap.