INOVASI APEM BS EMPUK AI DLH CILACAP MENAIKKAN 11,5 % CAKUPAN DAN 28,62 % PROGRES BANK SAMPAH DI KABUPATEN CILACAP SETELAH 7 BULAN ACTION

CILACAP — Kalau sekilas orang membaca  APEM yang ada di benak kita itu makanan kukus dari bahan beras, bertekstur empuk dan lembut. Tapi APEM nya DLH Cilacap, APEM ini singkatan dari Agen Pembaharuan dan APEM BS EMPUK AI merupakan inovasi DLH Cilacap dengan singkatan AGEN PEMBAHARUAN BANK SAMPAH ENTASKAN MASALAH DENGAN PIAWAI UNTUK KENAL-LUASKAN AKSES INFORMASI.

Inovasi ini muncul pada bulan Juni 2020, awalnya muncul  dari seringnya melihat kebiasaan sebagian masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Hal tersebut dapat menyebabkan gangguan kesehatan, estetis,  banjir, dll. Lingkungan yang kotor juga bisa menyumbang untuk munculnya stunting pada Batita lho. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini  adalah dengan Bank Sampah. Keberadaan Bank Sampah diharapkan mendorong masyarakat untuk  dapat mengelola sampah dengan baik sehingga tidak menimbulkan gangguan/kerusakan lingkungan, kelestarian lingkungan hidup lebih baik dan sehat. Bank Sampah juga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, sehingga dapat membantu di saat pandemic.

 

Bank Sampah sudah disosialisasikan dari  tahun 2012 tapi  masih sulit berkembang. Sampai tahun 2020, angka Progress rata-2ata Bank Sampah di Kabupaten Cilacap sebesar 4,76 % dengan Cakupan 9,75  % pada tahun 2018, 18,11 % pada tahun 2019 dan 23,69  % pada bulan Juni 2020. Dari 24 Kecamatan yg ada, baru ada 8 kecamatan dan dari 287 desa, baru ada  22 desa yang memiliki Bank Sampah  Sementara petugas DLH yang menangani Bank Sampah sangat terbatas.

Dari kondisi inilah disusun inovasi APEM BS EMPUK AI yang akan melouncingkan dan berupaya mewujudkan Program Bangun Satu Desa Satu Bank Sampah (PROBANG SDSBS).

Ruang Lingkup Inovasi, tujuan dan sasaran Inovasi

Ruang lingkup inovasi APEM BS EMPUK AI adalah program pembangunan Bank Sampah  di seluruh desa dan seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Cilacap. Sasaran inovasi ini adalah Agen Pembaharuan.Bank Sampah dan Organisasi masyarakat sebagai motivator dan pelaku Agen Pembaharuan. Adapun tujuan dari inovasi adalah untuk Membentuk 24 orang  Agen Pembaharuan Bank Sampah dan Menaikkan  Cakupan  Bank Sampah dari 23,69 % menjadi 35,00 % dengan Progres Bank Sampah dari  4,76 % per tahun pada  tahun  2020 menjadi 33,38 %/ tahun  pada ahir  tahun 2021 dan cakupan menjadi 100 % pada ahir tahun 2022. Artinya, di seluruh desa di Kabupaten Cilacap (287 desa) memiliki Bank Sampah minimal 1 pada tahun 2022.

Langkah pertama adalah menyusun Rencana Inovasi yang kemudian dituangkan dalam Pedoman Teknis Inovasi Empuk Ai yang dilegalkan oleh Kepala Dinas DLH dengan nomor 660.1/880/24  tanggal 7 Juli 2020. Pedoman Teknis tersebut memuat tujuan, sasaran, Kerangka Logis, input, process, output, outcome, data dan dokumen foto sebelum inovasi.

Langkah selanjutanya adalah melaksanakan kegiatan-kegiatan sosialiasi Inovasi APEM BS EMPUK AI dalam rangka mewujudkan Probang SDSBS. Langkah ini diawali dengan membentuk Tim Pembina Inovasi APEM BES EMPUK AI yang dilegalkan dengan SK Kepala DLH no. 660.1/1623/24 tanggal 30 Desember 202, dilanjutkan dengan sosialisasi dan motivasi untuk pertumbuhan Bank Sampah kepada perwakilan TP PKK Tingkat Desa dan Kadus/ Kaling dari 24 Kecamatan yang  berlokasi di 4 ex distrik Cilacap pada bulan Maret – April.  Kemudian dilanjutkan dengan Pembinaan Kader Bank Sampah yang diikuti perwakilan semua Bank Sampah dari 22 Desa. Dalam acara ini disampaikan tentang materi dan motivasi Pemberdayaan Masyarakat dalam pengembangan Bank Sampah.

Kader Bank Sampah yang sudah dilatih inilah yang ahirnya dipilih 24 orang untuk menjadi Agen Pembaharuan Bank Sampah yang dilegalkan dengan SK Kepala DLH no 660.1/805/24 tanggal 7 Juli 2021. Agen Pembaharuan ini mempunyai peran sebagai penghubung antara DLH dengan klien/ masy yang bertujuan agar inovasi dapat di terima oleh masy,  membuat jalinan komunikasi antar DLH dengan sistem klien dan melancarkan jalannya arus inovasi dari DLH  ke klien/ masy atau sebaliknya. Agen Pembaharuan inilah yang menjadi kepanjangan tangan DLH dan menjadi ujung tombak keberhasilan Inovasi APEM BS EMPUK AI di lapangan.

 Karena adanya pandemic yang memberlakukan PPKM, maka beberapa agenda sosialisasi ditunda, tapi motivasi  dan monitoring kepada Agen Pembaharuan selalu dilakukan, yaitu melalui WA group maupun japri. Sosialisasi ke masyarakat dilaksanakan melalui youtube, instagram dan Goggle Drive. Untuk link pengaduan bisa diakses melalui Green Action Cilacap yang dapat diakses dari internet dengan perangkat laptop maupun hp android.

Untuk monitoring kegiatan dan hasilnya, dikumpulkan foto-foto kegiatan  Agen Pembaharuan dan data Bank Sampah selalu diupdate setiap bulan.  Pada ahir bulan Juli Cakupan  Bank Sampah naik menjadi   35,19 % (target 35,0 % pada ahir tahun 2021) dan menaikkan Progres   Bank Sampah menjadi   33,38 % pada (semula 4,76 % per tahun). Jadi target 100 Bank Sampah yang harus dicapai pada bulan Desember 2021, sudah terlampaui pada bulan Juli 2021 sebesar 101 Bank Sampah.

Mohon doa restu warga Cilacap semoga inovasi APEM BS EMPUK AI ini sukses dan terbentuk 287 Bank Sampah pada tahun 2022 dan masing-masing desa di Kabupaten Cilacap memiliki Bank Sampah minimal 1. (ENH/Penulis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.